Otomotif: Manual book mobil buat mekanik dan komunitas
0 item
Shopping Cart
shopping cart 0 item
Testimonial
Erwin
Tks, buku manual sudah saya terima 3 hari sejak transfer. Bukunya sangat berguna untuk saya mengenal mesin mobil. Gud luck MBM...

» isi testimonial
» lihat testimonial
News

Mengenal Seputar Radiator Mobil

28 November 2012

Pada mesin ruang bakar dalam akibat pembakaran bahan bakar yang berkesinambungan terjadi peningkatan suhu yang signifikan, sedangkan komponen memiliki batas toleransi suhu ideal supaya kerjanya optimal, selain itu kestabilan suhu mesin berguna untuk mengendalikan emisi gas buang yang tidak melebihi ambang batas dan membahayakan lingkungan. Untuk menjaga stabilitas suhu mesin otomotif digunakan sistem pendinginan yaitu;

1. Pendingin Udara 
Mesin didesain untuk memperoleh pendinginan dari udara luar yang akan meningkat seiring laju kendaraan, desain mesin memiliki sirip (fin) untuk memerangkap udara biasanya digunakan pada mesin berkapasitas kecil seperti motor karena dianggap emisinya tidak terlalu signifikan, namun pada mobil VW lama seperti combi menggunakan sistem pendinginan seperti ini.

2. Pendingin Cairan 
Menggunakan alat tambahan yang terintegrasi dengan mesin otomotif itu sendiri dengan menyalurkan air pada mantel air (water jacket) bekerja pada suhu sekitar 200º F (97º C) dengan mendeteksi tekanan akibat peningkatan suhu cairan tersebut. Menggunakan alat yang disebut radiator

Kali ini kami akan menjelaskan cara kerja sistem pendingin cairan. Alat yang berfungsi untuk melakukan proses pendinginan ini disebut radiator. Sebenarnya proses pemindahan panas pada radiator adalah lewat konveksi, tapi karena melalui sistem perpipaan maka dipertimbangkan sebagai proses radiasi sehingga dinamai radiator bukan convector.
Ketika mesin bekerja suhu pada mesin akan meningkat seiring terjadinya proses pembakaran, peningkatan suhu bisa menurunkan performa mesin bahkan menyebabkan akibat yang fatal seperti kerusakan (overheating and seizure) dan ledakan. Pada beberapa zat hidrokarbon akan pula ikut terbentuk polutan apabila suhu optimal tidak dijaga, yang berefek pada pencemaran udara akibat gas buang.
 
Radiator
Terbuat dari besi alloy memiliki kisi-kisi (fin) yang berfungsi untuk menampung air pendinginan dan proses konveksi dari gas/ uap menjadi cairan kembali.
Thermostat
Alat yang memiliki katup terhubung antara radiator dengan mesin, katup akan terbuka pada saat air dalam selubung mesin (water jacket) memiliki suhu di atas 93º - 97º C, suhu air yang meningkat menimbulkan tekanan 10 – 15 atm dan katup (valve) thermostat akan terdorong terbuka sehingga melepas air tersebut menuju radiator. Thermostat tidak bekerja menyalurkan cairan dari radiator menuju mesin namun bekerja sebaliknya dan secara otomatis akan tertutup kembali apabila suhu kurang dari 97º C.
Fan
Kipas yang terletak di depan radiator melakukan proses pendinginan cairan dari sirkulasi mesin dengan cara menghisap panas radiator yang akan bekerja pada saat suhu air dalam selubung mesin (water jacket) mencapai 93 - 97º C, seiring dengan terbukanya katup termostat.
Water Pump
Pompa mekanik terhubung dengan belt membantu proses sirkulasi air pendinginan melalui sistem perpipaan dari radiator menuju mesin.
Water Reservoir
Wadah plastik terletak di atas bagian mesin sebagai indikator tingkat cairan/ penuh tidaknya radiator.
Penggunaan Radiator Coolant
Banyak perdebatan mengenai penggunaan radiator coolant, ada yang menganggap harus dan yang menganggap sia-sia. Kami sangat menyarankan penggunaan radiator coolant karena mengandung antifreeze yang akan menghindarkan pembekuan dan meningkatkan ketahanan terhadap suhu. Penggunaan radiator coolant adalah 50 : 50, misal; jika kapasitas radiator adalah 7 liter maka campurkan radiator coolant 3.5 liter dan 3.5 liter bagian lainnya adalah air.
Air yang digunakan untuk pengisian radiator sebaiknya adalah air distilasi (air mineral, air distilasi untuk aki atau air aki yang bertutup biru bukan yang merah). Penggunaan air yang asal akan menyebabkan terjadi tumpukan komposit yang akan menyumbat radiator, timbulnya jamur yang menyebabkan korosi sehingga menimbulkan kebocoran pada block mesin dan bisa masuk ke ruang bakar (cylinder) serta merusak komponen-komponennya.

Tips
Selalu perhatikan temparature meter pada dashboard untuk memastikan tidak terjadi peningkatan suhu mesin (overheating) yang tidak normal, ditandai dengan bergeraknya jarum petunjuk sampai level merah. Jika hal tersebut terjadi segera cek water indicator untuk memastikan level air, jika berkurang dalam waktu singkat mungkin terjadi kebocoran. 

Apabila dalam perjalanan menemukan gejala kerusakan menepilah, biarkan mesin hidup dalam keadaan stationer, pasang rem tangan.
- Cek kipas apakah berfungsi
- Cek Selang-selang dari dan menuju radiator apakah terjadi kebocoran
- Cek kisi-kisi radiator, tutup atas, dan baut pembuangan di bawah radiator. Jika terjadi kebocoran pada kisi-kisi antisipasi darurat adalah dengan menggosokkan sabun batang pada bagian kisi-kisi yang bocor (sebelumnya matikan mesin tunggu sekitar 15 menit atau sampai dirasa suhu air sudah dingin) lalu isi kembali dengan air secukupnya.
- Cek water pump (pompa air) apakah berfungsi
- Cek thermostat apakah berfungsi
Perhatian: Suhu air dalam radiator selain panas juga memiliki tekanan dan apabila tutup radiator dibuka saat mesin hidup atau beberapa saat setelah mesin mati bisa berakibat fatal seperti luka bakar. Matikan mesin dan pastikan air sudah cukup dingin saat hendak membuka tutup radiator, gunakan lap untuk memutar tutup radiator.



Baca juga
  » 30 September 2014
Komponen Penentu Performa Mesin Mobil
Perawatan berkala, umumnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap komponen-komponen yang dihitung berdasar umur pakai.

  » 25 Agustus 2014
Mengenal Penyakit yang Biasa Terjadi pada Puli
Karena dikencangkan beltnya dan dipakai bertahun-tahun menyebabkan puli bisa rusak

  » 26 Juli 2014
Tips Aman Berkendara Jauh Pakai Mobil Tua
Pengecekan komponen pada mobil lawas diperluas ke tali kipas hingga pompa air

  » 25 Juli 2014
Cara Gampang Merawat Kaca Film Mobil
Kaca film di mobil butuh perawatan jika ingin usia pakai lama

  » 24 Juli 2014
Lakukan Ini Agar AC Mobil Selalu Dingin
Ada beberapa bagian yang bisa di cek, agar kualitas AC mobil tetap terjaga

  » 23 Juli 2014
Tips Ringan Mengisi Air Radiator BMW
Cara mengisi air radiator yang salah sebabkan banyak udara di dalam tabung reservoir yang belum dikeluarkan

  » 22 Juli 2014
Solusi Untuk Mobil yang Pedal Koplingnya ”Keras”
Menginjak dan melepas kopling secara kasar bila sering dilakukan, pelat/piringan kopling terhadap roda gila akan terasa lebih keras

  » 21 Juli 2014
Evolusi Transmisi Otomotis pada Mobil
Bukan hanya hebat untuk mobil sehari-hari, mobil balap sekelas F1 pun memiliki transmisi otomatis

  » 16 Juli 2014
Mengenal Teknologi Lampu LED
Kini penggunaan lampu LED mulai diadopsi pada berbagai area, kehadiran LED bukan sekadar pelengkap aksesori belaka

  » 11 Juli 2014
Efek Buruk buat Mobil Injeksi yang Tangkinya Sering Kosong
Selain menjadi media bakar, bahan bakar juga sebagai media pendingin bagi pompa bahan bakar.

  » 1 Juli 2014
Tips Berkendara dengan Mobil Turbo
Aman mengemudikan mobil berturbo, ada beberapa faktor yang perlu diketahui dan tips berkendara yang bisa diterapkan

  » 28 Juni 2014
Perawatan buat Mobil yang Berumur Diatas 5 Tahun
Perawatan mobil setelah berusia lima tahun merupakan sesuatu yang wajib diperhatikan oleh semua pemilik kendaraan

  » 23 Juni 2014
Fitur-Fitur Mobil Paling Cocok untuk Indonesia
Pertimbangan konsumen untuk membeli mobil salah satunya adalah kelengkapan fitur

  » 18 Juni 2014
Perlakuan Pada Mobil Dalam Kondisi Tidak Normal
Dalam perawatan, akan tertera perlakuan terhadap mobil jika berjalan dalam kondisi tidak normal.

  » 12 Juni 2014
Fitur - Fitur Audio Mobil Terkini
Teknologi mengubah banyak hal, audio mobil tidak lagi sekadar sebagai media mendengarkan lagu

Search
Search:
Others
Others
 

Link Partners:

DutaFashion - Pusat Distro Bandung

Harga Toyota Surabaya

Copyright © 2008-2014  www.manualbookmobil.com All rights reserved.


Toko Online