Otomotif: Manual book mobil buat mekanik dan komunitas
0 item
Shopping Cart
shopping cart 0 item
News
8 April 2014
Lakukan Ini saat Lampu Indikator Check Engine Menyala
Tidak perlu panik ketikalampu indikator check engine atau MIL (Malfunction Indicator Light) tiba-tiba menyala detail

» index berita
Testimonial
Erwin
Tks, buku manual sudah saya terima 3 hari sejak transfer. Bukunya sangat berguna untuk saya mengenal mesin mobil. Gud luck MBM...

» isi testimonial
» lihat testimonial
News

Pengecekan Diesel Common Rail

16 Juni 2012

Otak pintar seperti ECU (Electronic Control Unit) mulai jamak dipakai, semisal mesin 2KD-T pada Toyota Innova D4-D.

Semakin canggih sistem pasokan bahan bakar solar yang dipakai, berbanding lurus dengan perawatan berkala yang mesti dilakukan pemilik mobil. Bisa jadi, kudu lebih sering dari yang dianjurkan buku servis.

Bukannya apa-apa, teknologi common rail sebenarnya menuntut kualitas BBM solar yang tidak bisa sembarangan seperti Pertamina Dex atau Shell Diesel. Tetapi pada kenyataannya, tak semua pemilik mobil diesel common rail mematuhi anjuran BBM solar tadi. Ujung-ujungnya pakai bio-solar bersubsidi.

Dampaknya ternyata sangat besar. Khususnya pada sistem pasokan bahan bakar itu sendiri. Filter solar yang menjadi satu dengan water sedimenter sangat cepat mampat karena lumpur atau gel akibat endapan kotoran selama berbulan-bulan.

Apalagi elemen filter solar yang dipakai untuk water sedimenter Innova diesel berupa penyaring berpori kecil yang sangat sensitif. Kotoran sekecil apapun akan tersaring dengan baik agar nosel injektor bisa awet, tetapi karena solar bersubsidi kualitasnya tak menentu, elemen filter lebih cepat kotor dalam hitungan minggu.

Mau tak mau water sedimenter yang sekaligus sebagai satu-satunya filter eksternal ini tak bisa hanya sekadar dicek. Pengecekan water sedimenter lazimnya hanya untuk mengontrol kandungan air yang bercampur dengan solar. Tetapi untuk memeriksa apakah kualitas elemen penyaring masih baik, water sedimenter harus dibongkar total.

Caranya dengan membuka bodi water sedimenter bermaterial plastik resin ABS dari bracket (dudukannya) di kabin mesin dan melepas bodi water sedimenter memakai special tools. Bodi atas dan kepalanya menyatu oleh drat (ulir) yang diproteksi karet sil O-ring.

Elemen penyaring dan sil karet R-ring ini bisa diganti baru dengan banderol sekitar Rp 170 ribu (belum termasuk ongkos bongkar pasang). Nanti bisa kelihatan elemen penyaring yang sudah dekil alias kotor akibat bekerja terlalu keras menyaring solar bersubsidi. Kebanyakan pemilik mobil sudah merasa cukup hanya dengan membuang solar yang ada di bodi water sedimenter dengan membuka drain plug.

Padahal sebenarnya elemen penyaring harus sering diganti. Bila mobil yang rajin minum Pertamina Dex atau Shell Diesel, penggantian normal berkisar 100 ribu kilometer sesuai buku servis. Tetapi mobil yang mengkonsumsi bio-solar alias solar bersubsidi, menjadi abnormal karena harus lebih sering mengganti elemen penyaring setiap 25 ribu kilometer.

Artinya, empat kali lebih sering mengganti elemen penyaring solar di water sedimenter. Hal sepele dan sebenarnya tak menghabiskan dana besar, tetapi karena kerap terlewati oleh mekanik maupun pemilik mobil sehingga nosel injektor mendadak mampat, tenaga mesin di semua rentang rpm berangsur drop dan asap hitam pekat mulai ngebul dari ujung knalpot.

Kalau sudah begini, Innova diesel atau mobil berteknologi common rail lain yang tadinya hanya butuh perawatan berkala bisa berubah menjadi 'perbaikan besar'. Ingat pepatah, 'Lebih baik mencegah daripada harus mengobati'.



Baca juga
  » 8 April 2014
Lakukan Ini saat Lampu Indikator Check Engine Menyala
Tidak perlu panik ketikalampu indikator check engine atau MIL (Malfunction Indicator Light) tiba-tiba menyala

  » 28 Maret 2014
Gangguan yang Kerap Muncul Pada Rem Mobil
Pemakaian kampas yang tidak sesuai peruntukannya, membuat beberapa material kampas tertinggal di cakram

  » 22 Maret 2014
Mengenal Jenis Perangkat Rem pada Mobil
perangkat rem yang selama ini difungsikan dengan menginjak pedal di bagian bawah, memang sangat bergantung dari tekanan oli

  » 18 Maret 2014
Kenali Ciri Mobil yang Harus di Spooring dan Balancing
Banyaknya lubang yang bertebaran di jalanan akibat efek banjir di berbagai daerah menjadi momok seram bagi kaki-kaki mobil

  » 8 Maret 2014
Mengenal Perangkat Aerodinamika yang Ada di Mobil
Perangkat aerodinamika atau pengarah angin yang ada di mobil bertujuan supaya angin yang ‘tertabrak’ dapat mengalir dengan mulus

  » 5 Maret 2014
Cara Mudah Cek Kondisi Suspensi Mobil
suspensi memegang peran penting bagi kenyamanan dan pengendalian saat berkendara

  » 3 Maret 2014
Kenali Faktor-Faktor Penyebab Kebakaran Pada Mobil
Hubungan arus pendek listrik atau short merupakan unsur internal yang kerap menjadi sumber utama terjadinya kebakaran

  » 26 Februari 2014
Mengenal Teknologi "Anti Maling" Immobilizer
Prinsip dari immobilizer sederhana saja, Di dalam tiap anak kunci, pabrikan mobil membenamkan perangkat elektronik yang memancarkan sinyal kode

  » 22 Februari 2014
Pentingnya Mengganti Filter Mobil Secara Rutin
Untuk beberapa kasus, filter harus diganti lebih cepat karena kondisi lingkungan yang tidak menunjang

  » 14 Februari 2014
Efek Debu Vulkanik bagi Kendaraan Bermotor dan Solusinya
Debu vulkanik yang ditimbulkan akibat letusan gunung berapi tak hanya berpengaruh terhadap lingkungan dan kesehatan, tetapi juga terhadap kendaraan bermotor.

  » 13 Februari 2014
Mengenal Cara Kerja dan Jenis Kompresor AC Mobil
Kompresor layaknya jantung dalam sebuah sistem AC. Ia bertugas mensirkulasikan atau memompa refrigerant dari kondensor ke evaporator

  » 2 Februari 2014
Mengenal Perkembangan Mesin 3-Silinder
Penggunaan bahan bakar yang efisien selalu menjadi target utama dari perkembangan teknologi mesin modern

  » 27 Januari 2014
Beginilah Cara Kerja Autonomous Car atau Self Driving Car
Mimpi manuasia membuat mobil yang bisa mengendalikan dirinya sendiri sudah puluhan tahun lalu ada. Tapi baru akhir-akhir ini riset dan teknologi para pabrikan berhasil mewujudkannya

  » 18 Januari 2014
Mengenal Fungsi Engine Mounting dan Cara Deteksi Kerusakannya
Konstruksi engine mounting konvensional umumnya berupa pelat baja dengan satu sisi menjadi pengait dengan sasis

  » 6 Januari 2014
Timing Belt "EcoBoost", Tidak Perlu Ganti Selamanya
Salah satu teknologi EcoBoost adalah “timing belt” yang disebut “belt-in oil drive” alias belt atau sabuk dalam oli

Information
15 user sedang online
Anda pengunjung ke-1,681,456
Customer Service
marketing_mbm
Search
Search:
Others
Others
 

Link Partners:
Harga Toyota Surabaya

Copyright © 2008-2014  www.manualbookmobil.com (Andalan Jaya Group)


Toko Online