Otomotif: Manual book mobil buat mekanik dan komunitas
0 item
Shopping Cart
shopping cart 0 item
News
17 April 2014
Kenali Kerusakan Mesin Mobil dari Asap Knalpotnya
Kerusakan mesin juga bisa dideteksi dari kepekatan asapnya. Tebal dan tipis memiliki arti yang berbeda-beda. Kondisi-kondisi berlaku baik bagi mesin diesel maupun bensin. detail

» index berita
Testimonial
Erwin
Tks, buku manual sudah saya terima 3 hari sejak transfer. Bukunya sangat berguna untuk saya mengenal mesin mobil. Gud luck MBM...

» isi testimonial
» lihat testimonial
News

Tips Mengisi Oli Mesin Sesuai Anjuran

27 Agustus 2012

Peranan oli sangat penting bagi mesin, khususnya untuk mesin  mobil maupun motor. Namun apabila tidak sesuai dengan anjuran produsen mesin tersebut, tentunya akan mendatangkan masalah bagi mesin itu sendiri.

Banyak kasus mengisi oli melebihi batas maksimal dari yang dianjurkan, juga banyak motoris yang mengisi oli mesin mobil ke dalam mesin motornya. Semoga tidak terjadi pada mesin motor maupun mobil kita ya.

Pada mesin mobil dan motor disediakan alat untuk mengukur kapasitas oli yang ada di mesin, sering disebut dengan Dipstick Oil. Pada Dipstick Oil tersebut ada petunjuk High/Full dan Low/Add.

Apabila ketinggian oli berada diantara batas Maksimal dan Minimal, maka kapasitas oli dalam mesin dapat dikatakan berada dalam kondisi NORMAL. 

Jika berlebihan, segera dikurangi (dibuang melalui Oil Drain). Jika kurang, segera ditambahkan dengan oli yang sama jenisnya dengan oli yang ada di dalam mesin.

Mengapa tidak dibenarkan mengisi oli melebihi batas Maksimal?

Seluruh produsen mesin motor maupun mobil melarang kita untuk mengisi oli melebihi batas maksimal, karena akan berdampak buruk pada mesin. Seperti apakah kira-kira dampak buruknya?

Apabila kapasitas oli berlebihan, maka putaran poros engkol / crankshaft akan menyentuh genangan oli yang ada di bak karter, sehingga membuat oli menjadi berbusa yang berisi udara/gas. Hal ini dapat menimbulkan oli menjadi lebih cepat panas / overheat, beroksidasi dan kehilangan tekanan oli (loss of oil pressure).

Oli yang berbusa sukar untuk di pompa oleh pompa oli sehingga komponen mesin yang seharusnya mendapatkan pelumasan menjadi kering, dan akan rusak / macet. 

Selain itu, oli yang berbusa akan membuat tekanan gas yang berlebihan di dalam ruang mesin, sehingga melalui jalur sirkulasi (PCV) akan terdorong (blow by gas) ke filter udara. Biasanya filter udara menjadi basah oli. 

Motor dengan karburator, akan banyak ditemukan lapisan tipis oli, lebih parah akan menyumbat jalur-jalur dan needle valve (float valve) yang ada di karburator tersebut. Tekanan udara dari oli yang berbusa tersebut, juga merembes keluar melalui seal-seal yang ada di mesin.
Pada mesin motor, pengisian oli yang berlebihan juga mengganggu plat kopling (clutch). 

Karena plat kopling menjadi terendam oli, sehingga terlalu banyak oli yang membasahi plat kopling tersebut dan menjadi Slip. 

Normalnya, oli akan terlempar dengan sendirinya oleh putaran plat kopling (clutch) tersebut. Jika plat kopling slip, maka akan mengurangi umur pakainya, kehilangan tenaga dan pemborosan bensin. 

Nah, jadi jelas sekarang, mengapa produsen mesin motor maupun mobil membatasi jumlah oli yang boleh dimasukkan ke dalam mesin. Kelebihan dan kekurangan adalah tidak baik buat mesin.

Bisakah oli mesin mobil dipakai di mesin motor?

Bisa dibilang seluruh pabrik oli akan berkata TIDAK DIANJURKAN. Mengapa demikian?

Oli mesin motor bisa dibilang lebih rumit spesifikasi dan karakteristiknya ketimbang oli mesin mobil.

Oli pada mesin mobil dirancang untuk melumasi Bushing dan Bearing maupun pergerakan piston saja. 

Jadi pada mesin mobil, dibutuhkan oli yang licin dan mampu membuat lapisan tipis untuk melumasi komponen-komponen yang bergesekan tadi. Umumnya oli mesin mobil ditambahkan aditif Friction-Modifiers untuk memperkecil gesekan.

Apa akibatnya jika oli licin tadi dipakai di mesin motor? Tentunya untuk mesin motor yang menggunakan kopling basah (wet clutch), akan membuat kopling menjadi slip karena licin.

Jadi, kopling basah mesin motor memerlukan oli yang tidak licin sehingga kopling bisa tetap ‘gigit’, tidak kehilangan tenaga. 

Dengan kata lain, pada oli mesin motor, tidak boleh ada Friction Modifiers (Menurut standard JASO MA), atau ada sedikit Friction Modifiers (Menurut standard JASO MB).

Viskositas (keenceran) Oli akan rusak oleh roda gigi. Umumnya roda gigi transmisi mesin motor menyatu dengan mesin motor itu sendiri, sehingga oli akan membasahi roda-roda gigi tadi. Untuk itu oli motor dirancang untuk tahan terhadap ‘perasan’ roda-roda gigi transmisi agar viskositasnya tidak rusak.

Sementara untuk mesin mobil, roda-roda gigi transmisi berada pada bagian terpisah, dan dilumasi khusus oleh oli transmisi.

Banyak ditemukan di toko perlengkapan motor menjual oli yang sebenarnya untuk mesin mobil. Wah wah.. buat konsumen tentunya bikin bingung...

Biar mudahnya... oli untuk mesin motor, pastikan ada tertulis 4T yang digunakan untuk mesin motor jenis 4 tak maupun mesin motor 2 tak.
(Oli samping motor 2 tak bertuliskan kode 2T, bukan untuk dimasukkan ke ruang mesin).

Sementara, kalau oli mesin mobil, biasanya langsung tertulis angka viskositasnya secara jelas, misalnya 10W40, 5W30, 20W50, dst..

Selain itu, pastikan untuk motor dengan sistem Kopling Basah (Wet Clutch System) menggunakan oli mesin motor yang mencantumkan standard JASO MA (untuk kebanyakan motor di Indonesia memerlukan standard JASO MA, umumnya motor Jepang atau Asia).

RINGKASAN:

Biar lebih jelas lagi..

1. Oli Mesin mobil, ada kandungan Friction-Modifiers yang membuat oli sangat licin, dan membuat lapisan film pada metal yang bergesekan, agar licin / sedikit gesekan.

2. Oli Mesin Motor dengan Standard JASO MA, TIDAK ADA kandungan Friction-Modifiers, sehingga kopling basah tidak slip.

3. Oli Mesin Motor dengan Standard JASO MB, ADA ditambahkan sedikit kandungan Friction-Modifiers, namun ditujukan untuk mesin2 motor yang Advance Wet Clutch (kopling basah yang khusus). Masih sedikit sekali motor yang menggunakan oli dengan standard JASO MB. 



Baca juga
  » 17 April 2014
Kenali Kerusakan Mesin Mobil dari Asap Knalpotnya
Kerusakan mesin juga bisa dideteksi dari kepekatan asapnya. Tebal dan tipis memiliki arti yang berbeda-beda. Kondisi-kondisi berlaku baik bagi mesin diesel maupun bensin.

  » 8 April 2014
Lakukan Ini saat Lampu Indikator Check Engine Menyala
Tidak perlu panik ketikalampu indikator check engine atau MIL (Malfunction Indicator Light) tiba-tiba menyala

  » 28 Maret 2014
Gangguan yang Kerap Muncul Pada Rem Mobil
Pemakaian kampas yang tidak sesuai peruntukannya, membuat beberapa material kampas tertinggal di cakram

  » 22 Maret 2014
Mengenal Jenis Perangkat Rem pada Mobil
perangkat rem yang selama ini difungsikan dengan menginjak pedal di bagian bawah, memang sangat bergantung dari tekanan oli

  » 18 Maret 2014
Kenali Ciri Mobil yang Harus di Spooring dan Balancing
Banyaknya lubang yang bertebaran di jalanan akibat efek banjir di berbagai daerah menjadi momok seram bagi kaki-kaki mobil

  » 8 Maret 2014
Mengenal Perangkat Aerodinamika yang Ada di Mobil
Perangkat aerodinamika atau pengarah angin yang ada di mobil bertujuan supaya angin yang ‘tertabrak’ dapat mengalir dengan mulus

  » 5 Maret 2014
Cara Mudah Cek Kondisi Suspensi Mobil
suspensi memegang peran penting bagi kenyamanan dan pengendalian saat berkendara

  » 3 Maret 2014
Kenali Faktor-Faktor Penyebab Kebakaran Pada Mobil
Hubungan arus pendek listrik atau short merupakan unsur internal yang kerap menjadi sumber utama terjadinya kebakaran

  » 26 Februari 2014
Mengenal Teknologi "Anti Maling" Immobilizer
Prinsip dari immobilizer sederhana saja, Di dalam tiap anak kunci, pabrikan mobil membenamkan perangkat elektronik yang memancarkan sinyal kode

  » 22 Februari 2014
Pentingnya Mengganti Filter Mobil Secara Rutin
Untuk beberapa kasus, filter harus diganti lebih cepat karena kondisi lingkungan yang tidak menunjang

  » 14 Februari 2014
Efek Debu Vulkanik bagi Kendaraan Bermotor dan Solusinya
Debu vulkanik yang ditimbulkan akibat letusan gunung berapi tak hanya berpengaruh terhadap lingkungan dan kesehatan, tetapi juga terhadap kendaraan bermotor.

  » 13 Februari 2014
Mengenal Cara Kerja dan Jenis Kompresor AC Mobil
Kompresor layaknya jantung dalam sebuah sistem AC. Ia bertugas mensirkulasikan atau memompa refrigerant dari kondensor ke evaporator

  » 2 Februari 2014
Mengenal Perkembangan Mesin 3-Silinder
Penggunaan bahan bakar yang efisien selalu menjadi target utama dari perkembangan teknologi mesin modern

  » 27 Januari 2014
Beginilah Cara Kerja Autonomous Car atau Self Driving Car
Mimpi manuasia membuat mobil yang bisa mengendalikan dirinya sendiri sudah puluhan tahun lalu ada. Tapi baru akhir-akhir ini riset dan teknologi para pabrikan berhasil mewujudkannya

  » 18 Januari 2014
Mengenal Fungsi Engine Mounting dan Cara Deteksi Kerusakannya
Konstruksi engine mounting konvensional umumnya berupa pelat baja dengan satu sisi menjadi pengait dengan sasis

Information
5 user sedang online
Anda pengunjung ke-1,682,978
Customer Service
marketing_mbm
Search
Search:
Others
Others
 

Link Partners:
Harga Toyota Surabaya

Copyright © 2008-2014  www.manualbookmobil.com (Andalan Jaya Group)


Toko Online